Definisi Manajemen Keuangan Adalah . . . .
Manajemen keuangan memiliki peran penting dalam jalannya sebuah usaha. Baik sebagai pemilik atau pekerja dalam
sebuah bisnis, kita perlu tahu apa yang dimaksud dengan manajemen
keuangan, sumber dan penggunaan dana serta memahami cashflow-nya.
Hal ini untuk menjaga kelancaran bisnis yang dilakukan serta menjadikan data keuangan sebagai alat pengambilan keputusan.
Ada lagi pandangan dari Howard dan Upton tentang manajemen keuangan, yaitu bagaimana menerapkan prinsip-prinsip umum manajerial dalam pengambilan keputusan keuangan.
Weston dan Brigham memiliki pendapat bahwa manajemen keuangan adalah tentang pengambilan keputusan keuangan, serta menyelaraskan tujuan individu dan perusahaan.
Dari semuanya, definisi yang sering dipakai adalah dari S.C Kuchhal. Manajemen keuangan memiliki kaitan dengan pengadaan dana dan pemanfaatannya secara efektif dalam menjalankan bisnis.
Ini juga dapat dikatakan sebagai dana internal perusahaan, yaitu dana yang berasal atau dipenuhi dari dalam perusahaan. Contohnya laba ditahan, yakni laba bersih perusahaan yang berhasil diperoleh dan digunakan kembali untuk membiayai kebutuhan perusahaan.
Ini juga disebut sebagai dana eksternal perusahaan, yaitu dana yang berasal dari pihak di luar perusahaan.
Pembayaran cash dividen Pembayaran cash dividen jelas merupakan penggunaan dana. Cash dividen dibayarkan dari keuntungan neto sesudah pajak.
Sumber daya ini kemudian digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa yang kemudian dijual pada pelanggan. Kemudian, menerima hasil penjualan. Sebagian hasil penjualan tesebut kita gunakan untuk mendapatkan sumber daya baru, dan siklus pun berulang.
Dalam siklus ini, ada dua arah cash flow yang berperan, yaitu cash inflow dan cash outflow
Cashflow adalah segala bentuk kas yang masuk ke tangan kita, termasuk uang hasil penjualan, piutang yang cair, pinjaman dari bank, bunga dari investasi, maupun tambahan modal dari investor.
Sebaliknya, cash outflow adalah segala bentuk kas yang keluar dari tangan kita, termasuk yang kita gunakan untuk membeli bahan baku, membayar gaji, membayar tagihan, membeli aset baru, membayar bunga serta cicilan pinjaman dan pajak.
Wirausaha dari berbagai latarbelakang perlua mempelajari fundamental manajemen keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Dengan kita sadari, keputusan-keputusan dalam sebuah perusahaan selalu menyinggung urusan dana.
Hal ini untuk menjaga kelancaran bisnis yang dilakukan serta menjadikan data keuangan sebagai alat pengambilan keputusan.
Definisi manajemen keuangan
Manajemen keuangan memiliki beberapa definisi menurut para ahli. Pada intinya, ini adalah studi tentang keuangan. Jika mengikuti teori dari Solomon, manajemen keuangan adalah bagaimana menentukan cara yang efektif dalam penggunaan dana modal untuk dijadikan sumber daya ekonomi.Ada lagi pandangan dari Howard dan Upton tentang manajemen keuangan, yaitu bagaimana menerapkan prinsip-prinsip umum manajerial dalam pengambilan keputusan keuangan.
Weston dan Brigham memiliki pendapat bahwa manajemen keuangan adalah tentang pengambilan keputusan keuangan, serta menyelaraskan tujuan individu dan perusahaan.
Dari semuanya, definisi yang sering dipakai adalah dari S.C Kuchhal. Manajemen keuangan memiliki kaitan dengan pengadaan dana dan pemanfaatannya secara efektif dalam menjalankan bisnis.
Sumber Dana
Mendapatkan dana perusahaan merupakan aktivitas yang bertujuan untuk memperoleh sumber dana. Entah itu berasal dari internal perusahaan ataupun bersumber dari eksternal perusahaan.Pendanaan Ekuitas (Modal Sendiri)
Dapat diperoleh dari tabungan individu, teman dan atau saudara, investor perorangan lain, perusahaan-perusahaan besar, perusahaan modal ventura dan penjualan saham.Ini juga dapat dikatakan sebagai dana internal perusahaan, yaitu dana yang berasal atau dipenuhi dari dalam perusahaan. Contohnya laba ditahan, yakni laba bersih perusahaan yang berhasil diperoleh dan digunakan kembali untuk membiayai kebutuhan perusahaan.
Pendanaan dari Utang (Pinjaman)
Dapat diperoleh dari teman atau saudara, investor perorangan lainnya, para pemasok bahan baku pemberi pinjaman berbentuk aset, bank-bank komersial, program-program yang didukung oleh pemerintah, lembaga-lembaga keuangan swadaya masyarakat, perusahaan-perusahaan besar dan perusahaan modal ventura.Ini juga disebut sebagai dana eksternal perusahaan, yaitu dana yang berasal dari pihak di luar perusahaan.
Penggunaan Dana
Pos-pos yang dinyatakan sebagai penggunaan dana pada wirausaha antara lain sebagai berikut:Bertambahnya aktiva lancar selain kas
Bertambahnya aktiva lancar dapat terjadi karenapembelian barang, dan pembelian barang membutuhkan dana. Dengan demikian penambahan aktiva lancar merupakan penggunaan dana.Bertambahnya aktiva tetap
Bertambahnya aktiva tetap bruto dapat terjadi karena adanya pembelian aktiva tetap, dan pembelian aktiva tetap merupakan penggunaan dana.Berkurangnya setiap jenis utang
Bertambahnya utang, baik utang lancar maupun utang jangka panjang dapat terjadi karena perusahaan telah melunasiatau mengangsur utangnya. Pembayaran kembali utang berarti penggunaan dana.Berkurangnya modal
Berkurangnya modal dapat terjadi karena pemilik usaha mengambil kembali atau mengurangi modal yang tertanam dalam perusahaan. Berkurangnya modal berarti berkurangnya dana. Ini berarti bahwa penggunaan modal itu merupakan penggunaan dana dan dalam suatu PT pembelian kembali saham pun merupakan penggunaan dana.Adanya kerugian operasi perusahaan
Timbulnya kerugian selama periode tertentu dapat disertai dengan berkurangnya aktiva atau bertambahnya utang. Sebenarnya bertambahnya utang merupakan sumber dana, tetapi dengan adanya kerugian, tambahan dana tersebut digunakan untuk menutup kerugian. Dengan demikian maka adanya kerugian merupakan penggunaan dana.Pembayaran cash dividen Pembayaran cash dividen jelas merupakan penggunaan dana. Cash dividen dibayarkan dari keuntungan neto sesudah pajak.
Aliran Dana
Cashflow bisa didefinisikan sebagai sebuah siklus. kita menggunakan kas untuk mendapatkan sumber daya bagi usaha.Sumber daya ini kemudian digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa yang kemudian dijual pada pelanggan. Kemudian, menerima hasil penjualan. Sebagian hasil penjualan tesebut kita gunakan untuk mendapatkan sumber daya baru, dan siklus pun berulang.
Dalam siklus ini, ada dua arah cash flow yang berperan, yaitu cash inflow dan cash outflow
Cashflow adalah segala bentuk kas yang masuk ke tangan kita, termasuk uang hasil penjualan, piutang yang cair, pinjaman dari bank, bunga dari investasi, maupun tambahan modal dari investor.
Sebaliknya, cash outflow adalah segala bentuk kas yang keluar dari tangan kita, termasuk yang kita gunakan untuk membeli bahan baku, membayar gaji, membayar tagihan, membeli aset baru, membayar bunga serta cicilan pinjaman dan pajak.
Konklusi
Manajemen keuangan merupakan pondasi awal dan pondasi operasional perusahaan. Karena menyangkut dana dan penggunaanya yang merupakan nadi dari jalannya sebuah bisnis.Wirausaha dari berbagai latarbelakang perlua mempelajari fundamental manajemen keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Dengan kita sadari, keputusan-keputusan dalam sebuah perusahaan selalu menyinggung urusan dana.

No comments: